Kompas
Kompas adalah alat bantu menentukan arah mata angin.
Bagian-bagian kompas yang penting antara lain:
1. Dial, yaitu permukaan yang tertera angka dan
huruf
2. Visir, yaitu pembidik sasaran
3. Kaca pembesar, untuk pembacaan angka supaya
lebih jelas
4. Jarum petunjuk
5. Tutup Dial dengan dua garis bersudut 45°
6. Alat pengantung, dapat digantungkan ke ibu
jari untuk menompang kompas pada saat membidik.
Lebih jelasnya dibawah ini:
Kompas adalah alat penunjuk arah. Kompas sendiri
sudah dikenal sejak 900 tahun yang lalu terbukti dengan diketemukannya kompas
kuno yang dipakai pejuang China sekitar tahun 1100 M.
Karena sifat kemagnetannya maka jarum kompas
selalu menunjukkan arah utara dan selatan (jika tidak dipengaruhi oleh adanya
gaya-gaya magnet lainnya selain magnet bumi). Arah yang ditunjuk oleh jarum
kompas adalah kutub utara magnetis bumi yang letaknya tidak bertepatan dengan
kutub utara bumi, kira-kira disebelah utara Kanada, di jazirah Boothia sekitar
1400 mil atau sekitar 2250 km. Tapi untuk keperluan praktis, utara peta, utara
sebenarnya dan utara kompas/magnetis dianggap sama.
Menurut kegunaan dan fungsinya kompas
dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu :
- Kompas
Orientasi, yaitu jenis kompas yang digunakan untuk orientasi dalam suatu
perjalanan (orientering). Contohnya kompas silva.
- Kompas Bidik, yaitu kompas yang digunakan untuk membidik objek serta arah yang akan kita lalui. Contohnya Kompas Prisma.
- Kompas Geologi, yaitu kompas yang digunakan untuk menentukan arah serta kemiringan dalam pekerjaan geologi. Contoh Kompas Geologi.
Cara Penggunaan kompas :
Penggunaan kompas pada prinsipnya yang paling penting diperhatikan adalah kompas harus horozontal, maka pembacaan skala peta melalui garis fisir, sedangkan pada kompas orienteering (misal kompas silva) yang paling penting diperhatikan adalah Utara Kompas harus sejajar dengan Utara peta.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemakaian kompas yaitu :
Menentukan Arah Tanpa Kompas
1. Dengan Tanda-Tanda Alam




0 Komentar